GUESS WHAT?! I've just discovered these and realized, it has to be changed. Magis!
Kalo lu semua, ngga pingin love-life lu berakhir tragis #asalways #ups ya introspeksi diri ya :)
1. Trying to change your partner
You know guys, ada kalimat bijak nan gombal yang tak jarang terdengar dari mulut seseorang, yang bunyinya, "Aku suka kamu apa adanya, bukan ada apanya." Ya walau terdengar mainstream, ucapan ini ngga ada salahnya juga. Pasangan kita itu gunanya bukan untuk kita ubah-ubah supaya terlihat rupawan kayak barbie. Sekali lagi ditekankan, bukan. Tapi justru kekurangan mereka itu yang layak kita tambal, kita lingkupi dengan kelebihan-kelebihan yang ada di diri kita. Juga, kekurangan kita yang akan dia sempurnakan dengan apa yang dia miliki, pastinya. So, just calm. Semuanya pasti indah pada waktu-Nya.
2. Thinking you're not good enough for him
Anyone's perfect. Perfection itu klise. Seperti yang udah gua jelasin tadi di atas, kita diciptakan berpasang-pasangan itu memiliki lebih dari satu tujuan, pastinya. Salah satunya, yaitu untuk saling melengkapi, menutupi, saling tambal-menambal kekurangan diri kita, supaya jadi kelebihan yang belum tentu pasangan lain punya.
3. Assuming he knows how you feel without telling him
Coba sesekali cek detak jantung dan cek pernapasan lu, juga si doi. Masih baik kan? Ya berarti masih hidup. Men, ada lagu berjudul Rocker Juga Manusia, kan? Begitu pun kalian dan pasangan kalian. Ngga semua manusia selalu peka, atau bahkan punya indra keenam yang bisa memprediksi apa sih yang sedang kalian pikir dan rasa. Sedih, senang, galau, marah, atau yang lain. Jadi coba untuk terbuka, jujur sama pasangan kalian, terlebih sama diri sendiri. Akuin ajalah kalo emang lagi sedih, senang, galau, marah, atau cemburu. Toh, itu bakal bikin lega, hati jadi plong ngga ada beban. Dan itu akan membantu dia semakin ngerti perasaan lu, dan pastinya bikin dia lebih hati-hati supaya ngga mengulang kesalahan yang sama atau bikin lu kurang nyaman, lagi.
4. He's my boyfriend. It's his job to make me happy.
Hey wake up! Kalo mindset lu mikir gitu terus, apa bedanya dengan mindset dia? You're his girlfriend, and you also have to make him happy. So make it! Apa susahnya sih, menjadi seorang yang selalu ada untuk dia, yang mengerti dia, yang sayang tulus sama dia? Ngga usah muluk-muluk dengan beliin dia sesuatu. Inget, rasa sayang itu ngga bisa dibeli dengan uang seberapa besar pun jumlahnya.
5. Believing that he just doesn't want to talk about anything
Semua orang punya segelintir pikiran untuk dibicarakan. Pasti. Entah kalimat panjang, atau hanya satu kata. Jadi, ngga mungkin kalo dia diem, dan dengan sepelenya lu menyimpulkan bahwa dia hanya sedang tidak mau ngomongin sesuatu hal. Begin the conversation! Jadi yang memulai, ngga akan ngebunuh lu kan?
Cheers, Sonya.